Powered by Blogger.

Latest Post

Showing posts with label Nutrisi. Show all posts
Showing posts with label Nutrisi. Show all posts

Fakta Seputar Brokoli

Written By Unknown on Friday, December 14, 2012 | 6:35 AM



Foto: bodytransformationlab.com

1. Brokoli dikenal sebagai jenis sayuran yang kaya vitamin C dan sumber serat. Selain vitamin C, brokoli mengandung vitamin A, B, kalsium, besi, asam folat, seng, protein, dan selenium.
2. Brokoli bisa mulai diberikan pada bayi usia 8 atau 10 bulan. Agar bayi Anda tidak kaget, awalnya campurkan terlebih dahulu brokoli dengan bahan segar lain yang akan dihaluskan.
3. Saat Anda ke pasar, pilihlah brokoli dengan kuntum segar berwarna hijau tua. Jangan dicuci jika belum ingin digunakan. Simpan dalam lemari es di rak terbuka.
4. Vitamin dan mineral yang dikandung brokoli, terbukti juga sangt bermanfaat buat ibu hamil.
5. Brokoli membantu melawan kanker, terutama kanker payudara, usus besar dan paru-paru. Brokoli meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
6. Brokoli juga mengandung antioksidan dan zat yang disebut sulforaphane. Penelitian menunjukkan, zat ini bisa mencegah kanker.
7. Ada bukti kuat bahwa brokoli dapat mengurangi risiko penyakit jantung.Juga antioksidan yang membantu mengurangistres.
8. Brokoli juga menurunkan risiko katarak.


RESEP
 
 1. Bubur Brokoli
(recipes4baby.com)


Bahan:
beberapa potong brokoli
2-3 wortel
1 sendok makan sereal / sereal beras
1 sendok makan susu bubuk
air secukupnya
garam (hanya diberikan jika bayi sudah berusia 1 tahun)
1 sendok makan minyak zaitun

Alpha
Cara Memasak:           
1. Rebus wortel hingga setengah empuk, kemudian masukkan brokoli.
2. Setelahbeberapa menit tambahkan satu sendok makan minyak zaitun, beras dan susu.
3. Hancurkan  semuanya dengan blender. Siap disajikan.


 2. Sup brokoli keju
(allrecipes.com)


Bahan:
10 ons brokoli cincang
 Kaldu ayam
 6 sendok makan margarin
 1 bawang bombai, cincang
 1/2 cangkir tepung
 2 cangkir susu
 Keju sesuai selera
 1sejumput merica bubuk

Cara Memasak:
1. Dalam panci besar di atas api sedang, didihkanbrokoli dalam air kaldu selama 15 menit. Di wajan terpisah lelehkan mentega atau margarin, tambahkan bawang dan tumis hingga harum.
 2. Tambahkan tepung ke wajan, aduk rata hingga bentuknya seperti bubur. Secara bertahapmasukkan susu, aduk hingga kental.Tambahkan campuran ini ke campuran brokoli dalam panic, aduk rata.
3. Tambahkan keju, aduk sampai meleleh. Terakhir, tambahkanlada.

Kelezatan dalam Sepotong Keju

Written By Unknown on Saturday, November 10, 2012 | 7:16 AM

KEJU dikenal sebagai salah satu bahan makanan yang bisa langsung dimakan atau diolah menjadi masakan, cake, sandwich, pizza, hingga kue kering. Jenisnya yang bervariasi dan rasanya yang lezat disukai segala usia. Belum lagi nilai gizi, terutama kalsium dan protein yang dikandung dalam sepotong keju. Pendek kata, jika tidak dikonsumsi berlebihan, keju kaya manfaat.

Lalu kapan buah hati Anda aman mencicipi keju? Jika tidak ada riwayat alergi dalam keluarga, bunda  bisa memperkenalkan rasa keju saat usia mereka delapan bulan. Namun, jika ada riwayat alergi dalam keluarga, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter. Apalagi jika buah hati Anda memiliki masalah dengan susu atau dicurigai tidak tahan dengan kandungan protein dan laktosa dalam susu.


Satu lagi yang perlu diperhatikan, jangan memberikan jenis keju yang terbuat dari susu yang belum dipasteurisasi, karena ada kemungkinan mengandung bakteri listeria yang berbahaya bagi pencernaan bayi. Jenis keju yang belum dipasteurisasi biasanya jika dipegang terasa lunak, contohnya keju brie, feta, camembert, dan bleu. Jenis keju yang aman dikonsumsi antara lain chedar, krim keju, parmesan, dan ricotta.

Para bunda sebaiknya juga memperhatikan kualitas keju saat membeli. Setiap keju membutuhkan perlakukan berbeda. Disarankan, jika ingin membeli keju di supermarket, ambil setelah semua barang selesai dibeli, perhatikan tanggal kadaluarsa, periksa temperatur dan kebersihan tempat penyimpanan keju. Para ahli keju mengatakan, kualitas dan kelezatan keju sangat tergantung bagaimana cara Anda menyimpan.

Untuk keju putih atau keju segar, sebaiknya disimpan dalam lemari pendingin pada suhu 0-4 derajat celsius. Sedangkan keju masak atau keju dalam kemasan, disimpan pada suhu 6-10 derajat celsius. Jenis keju lainnya, bisa disimpan pada suhu 3-6 derajat celsius. Sebelum disimpan dalam lemari pendingin, keju sebaiknya dibungkus dalam aluminium foil untuk mencegah agar tidak kering atau tercemar bakteri. Sebab, sebagian besar bakteri tumbuh subur pada suhu di atas 20 derajat celsius. Namun lainnya, mampu hidup berkembang biak pada suhu 4 derajat celsius.

Untuk mengetahui rasa keju yang sebenarnya, Anda harus mendiamkan keju beku terlebih dulu pada suhu 20-25 derajat Celsius, kurang lebih sekitar 30 menit. Jika setelah digunakan, keju masih tersisa, simpanlah kembali ke lemari pendingin setelah dibungkus alumunium foil. Ini sangat penting untuk menghindari masuknya bakteri, pun menjaga rasa dan tekstur asli keju.


-----------------------------------------------


RESEP
Wortel Brokoli Keju
Baby food: annabelkarmel.com

Bahan:

  • 300g Kentang 300g kupas dan cincang
  • 1 buah wortel (sekitar 125g), dikupas dan diiris
  • 75g brokoli
  • 4sdm susu bayi
  • 15g unsalted butter
  • 40g keju Cheddar, parut


Cara membuat:
Masukkan kentang dan wortel ke dalam panci dengan air mendidih, tutup, tunggu sampai lunak sekitar 20 menit. Kukus brokoli kurang lebih 7 menit sampai empuk. Tiriskan semua bahan, haluskan bersama keju cheddar.


Sup Krim Keju Brokoli
cdkitchen.com

Bahan:
  • 2 cangkir susu
  • 3 sendok makan mentega
  • 2 sendok makan bawang merah cincang halus
  • 3 sendok makan tepung maizena
  • 1/2 sendok teh garam
  • 1/8 sendok teh lada putih
  • 1/2 sendok teh thyme
  • 1/2 sendok teh bubuk bawang putih
  • 2 kubus kaldu ayam
  • 1 1/2 cangkir air mendidih
  • 2 cangkir keju cheddar parut
  • 1 cangkir brokoli dimasak cincang halus

Cara membuat:
  • Masak bawang dalam mentega sampai lunak. Campur tepung dan bumbu, masak 3-4 menit, aduk terus.
  • Tambahkan air mendidih, masukkan kaldu, masak perlahan sampai kental. Masukkan susu, tambahkan keju dan brokoli.

Raja Buah yang Kaya Nutrisi

Written By Unknown on Tuesday, October 9, 2012 | 9:14 AM

Mangga begitu lezat dan menggoda. Rasanya yang segar dan manis disukai segala usia. Kandungan nutrisinya sungguh luar biasa, tidak mengherankan jika mangga mendapat julukan raja buah.

SUNGGUH beruntung kita hidup di negeri tropis yang kaya jenis buah-buahan. Mangga merupakan salah satu buah tropis yang kehadirannya selalu dinanti. Meski sekarang bisa ditemui hampir sepanjang tahun, namun menjelang akhir tahun adalah puncak panen mangga. Saat itu, di pasar swalayan hingga pinggir jalan terlihat tumpukan buah mangga yang menggiurkan. Mulai dari jenis harummanis, manalagi, indramayu, gedong, golek, apel, dan masih banyak lagi. Rata-rata bercita rasa manis, beberapa jenis lainnya bercampur dengan rasa asam menyegarkan.

Iklim di Indonesia memungkinkan mangga dari berbagai jenis tumbuh subur. Selain itu, kondisi tanah  menyebabkan mangga dan  buah khas Nusantara lainnya memiliki cita rasa dan kelezatan berbeda. Sayang  dalam pemasaran terkadang kerap kalah bersaing dengan buah impor.


Untuk lebih memberdayakan potensi sekaligus mempromosikan buah Nusantara, pada 16 Februari 2012, Asosiasi Eksportir -Importir buah dan sayur Segar Indonesia (ASEIBSSINDO) membentuk sebuah konsorsium yang dinamakan Nusa Fresh. “Indonesia kaya buah khas tropis, mulai dari mangga, salak, durian, sampai jeruk. Semuanya sangat eksotik untuk dikembangkan dan dipopulerkan. Itu menjadi salah satu tugas yang akan dikerjakan konsorsium,” ujar Ketua Pemasaran Nusa Fresh, Kafi Kurnia.

Terkait dengan musim mangga yang jatuh menjelang akhir tahun, ASEIBSSINDO menyelenggarakan promosi  yang diberi nama Mangga Mania. Berbagai kegiatan akan digelar, di antaranya demo masak dan food festival di Jakarta, Bandung, dan Bali, dengan menghadirkan Master Chef Vindex. Rencananya, acara seperti Mangga Mania akan terus digelar, menyesuaikan dengan musim-musim buah Nusantara.

Nutrisi Mangga
Mangga atau mempelam termasuk dalam marga Mangifera, yang terdiri dari 35-40 anggota, dan suku Anacardiaceae. Nama ilmiah mangga adalah Mangifera Indica.

Dokumentasi menyebutkan, mangga berasal dari sekitar perbatasan India dengan Burma, kemudian menyebar ke Asia Tenggara sekurangnya semenjak 1500 tahun silam. Nama mangga berasal dari Malayalam Maanga. Kata itu kemudian dipadankan dalam Bahasa Indonesia menjadi mangga, dan ketika dibawa ke Eropa oleh orang-orang Portugis menjadi manga (bahasa Portugis), mango (bahasa Inggris), dan lain-lain.

Berbicara tentang kandungan nutrisi, mangga termasuk buah yang sangat kaya vitamin dan mineral. Tidak mengherankan jika The Dietary Guidelines for Americans merekomendasikan konsumsi mangga bagi yang ingin menjalani diet seimbang. Tingginya nutrisi yang dikandung dalam satu buah mangga terbukti mampu memenuhi kebutuhan vitamin dan zat gizi harian.

Satu porsi mangga menyediakan 100% dari kebutuhan vitamin C dan mengandung antioksidan tinggi. Vitamin C terbukti mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Mangga juga mengandung lebih dari 20 vitamin dan mineral yang berbeda. Setiap porsi mangga bebas lemak, bebas sodium, dan bebas kolesterol.

Penelitian tentang nutrisi mangga menyebutkan, buah tropis ini menjadi salah satu sumber yang sangat baik untuk vitamin A dan flavonoid seperti beta-karoten, alpha-karoten, dan beta-cryptoxanthin. Setiap 100 gram mangga mengandung 25% dari tingkat harian kebutuhan vitamin A yang direkomendasikan.

Mangga juga kaya Vitamin B-6 atau pyridoxine yang diperlukan untuk produksi hormon GABA Dalam otak. Mangga juga kaya vitamin C, E, seng, kalium, dan masih banyak lagi kandungan vitamin dan mineral yang berguna bagi tubuh. Itu sebabnya, mengonsumsi mangga secara teratur dan tidak berlebihan, dipastikan akan sangat berguna bagi kesehatan.


Manfaat Mangga Bagi Kesehatan :
1. Sumber antioksidan
Di dalam buah mangga terdapat sumber beta-karoten, vitamin C dan kalium. Beta-karoten adalah zat yang di dalam tubuh akan diubah menjadi vitamin A (zat gizi yang penting untuk fungsi retina). Beta-karoten (dan vitaminC) juga tergolong antioksidan, senyawa yang dapat memberikan perlindungan terhadap kanker karena dapat menetralkan radikal bebas.

2. Kandungan vitamin c yang tinggi
Kandungan vitamin C mangga cukup layak diperhitungkan. Setiap 100 gram bagian mangga masak yang dapat dimakan memasok vitamin C sebanyak 41 mg, mangga muda bahkan hingga 65 mg. Berarti, dengan mengkonsumsi mangga ranum 150 gram atau mangga golek 200 gram (1/2 buah ukuran kecil), kecukupan vitamin C yang dianjurkan untuk laki-laki dan perempuan dewasa per hari (masing-masing 60 mg) dapat terpenuhi.

3. Kandungan kalium yang melimpah
Kalium terdapat melimpah pada mangga. Tiap 100 gram mangga terkandung kalium sebesar 189 mg. Dengan mengkonsumsi sebuah mangga harum manis ukuran sangat kecil (minimal 250 gram), atau sebuah mangga gedong ukuran sedang (200-250 g), kecukupan kalium sebanyak 400 mg per hari dapat terpenuhi.

4. Membantu pencernaan
Mangga memiliki enzim pencernaan yang dapat membantu pemecahan protein serta membantu proses pencernaan.

5. Baik untuk ingatan
Glutamin terdapat di dalam buah mangga. Glutamin ini merupakan senyawa yang sangat bermanfaat dalam meningkatkan memori.

6. Membantu mengatasi anemiaMangga kaya akan besi. Mengonsumsi mangga secara tertatur dapat membantu mencegah anemia.

7. Membersihkan pori-pori
Mangga membantu membersihkan pori-pori yang tersumbat yang bisa menyebabkan jerawat. Caranya tempelkan potongan mangga ke kulit wajah atau haluskan buah mangga dan jadikan masker, diamkan selama 10 hingga 15 menit.

8. Memperlancar Pencernaan
Serat mangga membantu mengatasi sembelit dan membantu mengatasi tingkat keasaman pada pencernaan. Tingginya serat juga membantu proses diet, asal tidak dimakan berlebih.

9. Mangga membantu menurunkan kadar kolestrol



Kandungan Gizi Mangga
Nilai Kandungan gizi Mangga per 100 g (3.5 oz)
(Sumber: USDA Nutrient database)
 
Energi 272 kJ (65 kcal)
Karbohidrat 17,00 g
Gula 14,8 g
Diet serat 1,8 g
Lemak 0,27 g
Protein 0,51 g
Vitamin A 38 mg (4%)
Beta-karoten 445 mg (4%)
Thiamine (Vit. B1) 0.058 mg (4%)
Riboflavin (Vit. B2) 0,057 mg (4%)
Niacin (Vit. B3) 0,584 mg (4%)
Asam pantotenat (B5) 0,160 mg (3%)
Vitamin B6 0,134 mg (10%)
Folat (Vit. B9) 14 mg (4%)
Vitamin C 27,7 mg (46%)
Kalsium 10 mg (1%)
Besi 0,13 mg (1%)
Magnesium 9 mg (2%)
Fosfor 11 mg (2%)
Kalium 156 mg (3%)
Seng 0,04 mg (0%)

Si Lonjong Multiefek

Apa menu sarapan hari ini? Pasti ada telur. Selain praktis, telur juga baik untuk kesehatan.

AKTIVITAS kita setiap hari sering dimulai dengan telur. Dalam hal ini adalah telur ayam atau mungkin telur bebek. Sarapan, selalu dibarengi dengan menyantap telur. Ada yang setengah matang atau ada pula yang didadar.

Menyiapkannya juga cukup mudah, bisa direbus atau digoreng. Sederhana memang. Namun, di balik kesederhanaan itu sebenarnya terkandung manfaat yang luar biasa besar.

Alasan pertama, telur mampu meningkatkan energi di pagi hari, dan membantu untuk menjalani aktivitas sepanjang hari. Kuning telur memiliki lemak bersifat baik yang dapat menjadi sumber energi. Untuk hasil terbaik, cobalah untuk sarapan telur rebus.

Telur merupakan sumber protein yang dapat memberikan kekuatan pada tubuh. Putih telur memiliki protein yang disebut albumin, yang bila dikonsumsi di pagi hari dapat membantu tubuh menyerap lebih banyak protein dari makanan lain yang dikonsumsi. Bila Anda berolah raga, putih telur juga dapat membantu pembentukan otot tubuh.

Alasan ketiga adalah, sarapan dua butir telur dapat membuat Anda merasa kenyang hingga waktu makan siang tiba. Rasa kenyang ini dapat membuat Anda menjauhi kudapan tidak sehat.

Alasan yang terakhir adalah, telur sebagai menu sarapan, memiliki nutrisi yang mampu meningkatkan kekuatan otak. Telur mengandung kolin, yaitu nutrisi yang dapat menstimulasi otak, sehingga meningkatkan memori dan daya kognitif. Oleh sebab itu, telur juga sangat baik untuk dikonsumsi oleh anak-anak sebagai menu sarapan bergizi.**Antara


-------------------------------------

Fakta Telur


  • Telur mempunyai nilai kegunaan protein (net protein utilization) 100%. Bandingkan dengan daging ayam (80%) dan susu (75%).
  • Putih telur terbuat dari protein yang disebut albumen dan juga mengandung niacin (vitamin B3), riboflavin (vitamin B2), klorin, magnesium, potasium, sodium dan sulfur. Putih telur ini mengandung 57% dari protein telur.
  • Sebutir telur sehari akan mencegah degenerasi otot, karena mengandung karotenoid (lutein n zeaxanthin). Ini juga bisa menurunkan risiko katarak.
  • Sebutir telur mengandung 6 gram protein berkualitas tinggi dan kesemua 9 macam asam amino esensial.
  • Telur adalah satu-satunya makanan yang mengandung VITAMIN D secara alami.

Manfaat dan Bahaya Madu

Written By Unknown on Monday, September 10, 2012 | 6:13 AM

Selain kaya manfaat, madu juga bisa memunculkan bahaya bagi kesehatan jika tidak diberikan dengan benar. Usia berapa sebenarnya buah hati kita boleh mengkonsumsi madu?MADU memang kaya manfaat. Kandungan di dalam madu terbukti mampu meningkatkan daya tahan tubuh pada anak dan dewasa, bisa pula membantu menurunkan panas, mencegah infeksi, membantu merangsang pertumbuhan jaringan baru, dan masih banyak lagi manfaat yang bisa diperoleh.Masalahnya, bolehkan madu diberikan pada bayi? Pada usia berapa madu aman diberikan pada sang buah hati? Sebelum memberikan madu pada bayi di bawah usia satu tahun, Bunda sebaiknya melakukan konsultasi dengan dokter.The American Academy of Pediatrics menyarankan agar madu tidak diberikan pada anak di bawah usia 12 bulan atau 1 tahun. Jangankan madu dalam bentuk murni, madu yang sudah dicampurkan pada minuman dan makanan olahan pun sangat tidak disarankan.Mengapa? Penelitian menyebutkan, di dalam madu kemungkinan besar mengandung spora botulisme yang bisa menyebabkan keracunan pada bayi.Kontaminasi spora botulisme sangat mungkin terjadi ketika lebah melaksanakan tugasnya, menyebarkan putik sari ke tanah dan menghisap sari bunga. Risiko kian bertambah karena banyak madu yang tidak melalui proses pasteurisasi. Jenis spora ini biasanya memang terdapat pada madu, sayuran yang belum dicuci, dan tersebar di tanah serta udara.Bayi di bawah usia satu tahun, umumnya belum memiliki sistem kekebalan tubuh yang sempurna, sehingga mudah terkena dampak dari botulisme. Dalam hal ini, bayi belum memiliki keseimbangan asam yang diperlukan untuk menghancurkan dan melawan setiap racun atau pun bakteri yang masuk ke dalam pencernaan. Ciri bayi yang terserang botulisme, antara lain dapat dalam bentuk alergi (gatal), otot melemah hingga gangguan pernapasan.Jadi Bunda, meski pun madu memang kaya manfaat, sebaiknya jangan pernah memberikan pada buah hati sebelum berusia satu tahun. Dengan alasan itu, pada edisi kali ini, Sang Buah Hati memberikan beberapa resep dengan campuran madu yang bisa dikonsumsi anak-anak di atas dua atau pun tiga tahun. ---------------------
1. Camilan Honey Joys(kidspot.com.au) Bahan:
  • 100 gram mentega
  • 1/4 cangkir gula kastor
  • 1 sendok makan madu
  • 4 cangkir corn flakes
Cara Membuat:Panaskan oven hingga 180 derajat celcius. Tempatkan kertas roti ke dalam wadah cupcake atau muffin. Sementara itu, campurkan mentega, gula dan madu di panci, masak dengan api kecil sampai tercampur rata. Dinginkan. Tempatkan corn flake dalam wadah yang besar, siram dengan cairan mentega, gula, dan madu yang sudah dingin, aduk hingga rata. Setelah itu, sendok campuran tersebut, masukkan ke dalam wadah cup cake atau muffin yang sudah disiapkan. Panggang selama kurang lebih 10 menit, camilan siap dihidangkan.
2. Banana Popshoney.com) Bahan:
  • 1-1/3 cangkir almond panggang, kelapa kering, permen taburan, meses, bisa juga remah biskuit (biskuit yang sudah dihancurkan/dilembutkan). Bahan-bahan pertama ini untuk topping.
  • 4 buah pisang yang sudah matang dikupas
  • 1/2 cangkir madu
  • 8 stik es loli
Cara Membuat:Sebarkan kacang tanah dan topping pilihan di piring berbeda. Potong pisang menjadi dua bagian, masing-masing ditusuk dengan stik loli. Gulingkan dalam madu, ratakan dengan sendok, kemudian mulai gulirkan ke berbagai topping yang diinginkan. Dalam satu pisang bisa diberi lebih dari dua jenis topping, tergantung selera. Banana Pops siap dihidangkan, dan sebaiknya dimakan segera.
3. Fruity Frozen Yogurt Pops(honey.com)Cara membuat:
  • 1 cangkir segar nanas atau stroberi, potong-potong.
  • 1-1/2 cangkir yogurt tawar
  • 1/3 gelas madu
  • 1 sendok teh vanili
  • 8 cangkir kertas tebal berbentuk mangkuk, bisa juga menggunakan mangkuk jenis lain dan tongkat es loli.
Cara Membuat:Blender semua bahan, tuangkan ke dalam mangkuk-mangkuk yang sudah disediakan,. Masukkan stik es loli, bekukan di freezer kurang lebih 4 jam. Setelah lewat satu atau dua jam, Anda bisa menengok hasil karya di freezer untuk membetulkan letak stik loli, agar tetap berada di bagian tengah.

Lezatnya Coklat

Written By Unknown on Sunday, August 5, 2012 | 2:45 AM

Coklat memang lezat dan disukai anak-anak, dewasa, hingga orangtua. Jika tidak dikonsumsi berlebih, coklat kaya manfaat. 

HAMPIR bisa dipastikan, anak-anak hingga orangtua suka coklat. Makanan dan minuman hasil olahan biji kakao ini memang lezat. Banyak penelitian yang menyebutkan coklat kaya manfaat jika tidak dikonsumsi secara berlebihan.

Selama ini, coklat dicinta karena lezat dan dihindari karena identik dengan lemak. Tidak banyak yang mengetahui bahwa lemak dalam coklat merupakan asam lemak jenuh dan sebagian besar merupakan  lemak stearat yang  tidak menyebabkan kenaikkan kadar kolestrol.

Penelitian menyebutkan, mengonsumsi coklat secara rutin dan tidak berlebih, justru bisa membantu menurunkan risiko gangguan pembuluh darah dan jantung. Seorang peneliti dari Universitas Harvard, juga menyebutkan coklat mampu membantu menghambat proses penuaan yang disebabkan karena merosotnya fungsi pembuluh darah.


Manfaat lainnya, coklat bisa meningkatkan daya tahan tubuh, mengandung antioksidan, dan membantu melepaskan hormon tertentu yang membuat perasaan lebih bahagia. Selain itu, kandungan gizi coklat cukup banyak. Lemak memang menduduki peringkat pertama sekitar 30%, kemudian disusul karbohidrat, dan  protein. Coklat juga memiliki kandungan asam amino triptofan dan fenilalanin yang berguna bagi kesehatan.

Baikkah coklat untuk anak? Jika tidak dikonsumsi berlebihan, tentu akan mendatangkan manfaat. Hanya saja, untuk anak di bawah usia satu tahun, sebaiknya Bunda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Pasalnya, coklat bisa memicu munculnya alergi, meski biasanya akan hilang dengan sendirinya seiring pertambahan usia. Satu hal lagi, jangan lupa, mengingatkan buah hati Anda untuk menyikat gigi setelah makan coklat, untuk menghindari gigi keropos.Berikut dua resep coklat yang bisa dibuat di waktu senggang atau pun untuk acara-acara khusus. 

Coklat Banana Smothie 
(Sumber:  homemade-chocolate-treats.com)

 Bahan
  • 2 buah pisang matang
  • 3 stroberi besar untuk campuran (bisa dihilangkan)
  • 100 gram coklat plain
  • 2 scoops es krim vanilla
  • 150 ml double cream
  • Susu secukupnya
  •  
  • Cara Membuat 

    Potong-potong pisang dan stroberi, blender. Masukkan double cream dan blender lagi. Lelehkan coklat, dinginkan, campurkan ke dalam pisang, strowberi, dan double cream. Masukkan pula es krim dan susu, blender sekali lagi. Minuman siap disajikan. 
     

    Coklat Fondue 
    (sumber: parentsconnect.com)

    Bahan
  • 2 cangkir coklat chips yang khusus untuk dilelehkan
  • 1 cangkir krim kental
  • 1 sdt vanili
  • Aneka irisan buah seperti pisang, stroberi, apel, anggung, dll
  • Potongan roti tawar
  •  

      Cara membuat 
    Panaskan krim di atas api sedang , jaga jangan samai mendidih.. Masukkan coklat chips, aduk hingga meleleh, tambahkan vanili. Jika semua sudah tercampur rata, pindahkan ke panci fondue.Bila tidak ada, bisa dipindahkan ke mangkuk biasa.  Coklat fondue siap digunakan. Silakan celup potongan buah dan roti ke dalam lelehan coklat. Jika menggunakan mangkuk biasa, coklat lama-kelamaan akan membeku. Untuk mengatasi masalah tersebut,  masukkan ke dalam microwave, hingga kmbali meleleh.**

    Beras Merah Kaya Nutrisi

    Written By Unknown on Thursday, July 5, 2012 | 9:38 AM

    BUAT sebagian orang, beras merah barangkali tidak senikmat beras putih. Namun, sesungguhnya, beras merah lebih kaya nutrisi. Bukan hanya baik dikonsumsi orang dewasa, tetapi juga anak-anak, bahkan bayi. 

    Beras merah terbukti memiliki kandungan vitamin B terlengkap dan terbanyak dibandingkan dengan bahan makanan lainnya. Kandungan karbohidrat meras merah lebih rendah dibanding beras putih, namun lebih banyak mengandung serat, protein dan vitamin dan gizi. 

    Berbagai penelitian menyebutkan, beras merah baik dikonsumsi untuk mencegah berbagai berbagai penyakit degenerative, termasuk kanker. Beras merah juga bisa membantu menurunkan tekanan darah tinggi, diabetes dengan cara mengganggu penyerapan glukosa dan lemak, serta membantu mencegah berbagai penyakit terkait gangguan syaraf.  Semua manfaat itu juga berguna pada bayi. 


    Kandungan selenium pada beras merah membantu meningkatkan kekebalan tubuh karena salah satu fungsi selenium adalah sebagai penangkal radikat bebas. Serat dalam beras merah membantu memperlancar metabolism tubuh, memperlancar pencernaan, menghindari sembelit. Tingginya kandungan vitamin B membantu proses pembentukan energi dan juga pertumbuhan dan reproduksi syaraf. Kandungan nutrisi dalam beras merah juga membantu bayi untuk bisa tidur lebih nyenyak. Itu berarti pertumbuhan bayi akan lebih baik, karena pertumbuhan otak bayi dan anak-anak sangat dipengaruhi kualitas tidur.  

    Manfaat Beras Merah
    • Beras merah mengandung serat tinggi hingga membantu melancarkan pencernaan, membantu mengatur kadar gula dan menghambat penyerapan lemak berlebihan, mengurangi risiko kanker usus.

    • Kandungan fosfor-nya membantu proses pembentukan tulang dan gigi.
    • Kandungan beras merah membantu mencegah penyakit degenerative seperti diabetes, darah tinggi, asma, dll.
    • Kandungan zat tiamin dan magnesium baik untuk perkembangan jantung dan syaraf pada bayi dan orang dewasa.
    • Tingginya kandungan vitamin B membantu memperlancar metabolism dan membantu mengubah karbohidrat dan lemak menjadi protein. Selain itu, tingginya kandungan vitamin B pada beras merah akan membantu mencegah penyakit beri-beri dan rematik.
    • Beras merah membantu mengatasi alergi.
    Bubur Susu Beras Merah
     (Sumber: Healthforbabies.com)
    Bahan:
    • 20   gram tepung beras merah (sebaiknya pakai organik)
    • 200 ml air
    • 50  gram alpukat matang tumbuk
    • ASI / susu formula
    Cara Membuat:Rebus 150 ml air. Campurkan terpisah tepung beras merah dengan 50 ml air. Masukkan tepung beras merah ke dalam 150 ml air yang sudah mendidih, kecilkan api, aduk hingga kental, angkat. Diamkan dalam suhu ruangan. Setelah hangat campur dengan asi atau susu formula hingga mencapai kekentalan yang diinginkan. Campurkan dengan buah alpukat yang sudah dihaluskan. Berikan pada sang buah hati dengan segera. Jangan dibiarkan atau disimpan terlalu lama.

    Beras Merah dengan Campuran Sayur 
    (Sumber: Phamfatale.com)
    Bahan:
    • 31/2 cangkir beras merah
    • 4 sendok makan minyak canola/goreng
    • 1/2 paprika hijau potong-potong
    • 1 bawang bombay, cincang
    • 1 bawang merah, iris tipis
    • 4 sendok teh bawang putih, cincang halus
    • 3/4 cangkir kacang mete
    • 8 ons wortel, cincang
    • 15 ons  jagung muda potong-potong
    • 1 cangkir  tauge
    • 4  bok choys, dipotong-potong
    • 4 ons  rebung, iris
    • 2 sdm kecap
    • jamur enoki secukupnya
    • lobak secukupnya
    • 1 sendok makan daun bawang, cincang halus
    • 2 sendok makan ketumbar, cincang halus
    • minyak wijen secukupnya
    • Garam secukupnya
    • merica hitam secukupnya
    Cara Membuat:
    • Cuci beras merah, rendam selama 2 jam, tiriskan.
    • Cara memasak beras merah: Isi sekitar 4 liter air dalam panci besar, didihkan. Masukkan beras merah yang sudah direndam, kecilkan api, setelah 8 menit masukkan garam. Terus aduk supaya tidak menempel di dasar panic, hingga beras matang menjadi nasi.
    • Siapkan sedikit minyak, tambah dua sendok bawang putih untuk menumis. Setelah harum bawang putih tercium, masukkan lobak, wortel, jagung muda, rebuk yang sudah dipotong, tambahkan garam sesuai selera. Tumis semuanya sekitar 1 menit, sisihkan di dalam piring.
    • Cara yang sama dilakukan untuk menumis jenis sayuran lain, termasuk jamur.
    • Saatnya mengolah nasi . Siapkan minyak untuk menumis. Masukkan bawang Bombay, sebarkan nasi, tambahkan kecap dan merica, aduk hingga semuanya rata. Masukkan dua jenis sayur yang sebelumnya sudah ditumis, tambahkan kacang mete yang sudah digoreng.
    • Masukkan daun bawang, ketumbar, minyak wijen, aduk rata. Siap disajikan dengan padanan lauk lainnya seperti ikan goring, telur burung puyuh masak kecap, dll.
    • Catatan: jenis sayuran bisa ditambahkan atau dikurangi sesuai selera. 

    Buah Kecil Kaya Manfaat

    Written By Unknown on Wednesday, July 4, 2012 | 7:32 AM

    Kurma, buah kecil kaya vitamin dan mineral yang bisa memberi banyak manfaat.

    BULAN Ramadan identik dengan kurma untuk berbuka puasa. Buah kecil yang sebenarnya baik dikonsumsi kapan saja ini memang jadi primadona saat Bulan Ramadan. Maklum, biar kecil tapi cabe rawit. Kandungan vitamin, mineral dan rasa manis alaminya baik untuk pencernaan dan memberi suplai energi setelah seharian perut kosong dan badan mengalami detoks alami.

    Mengapa kurma baik dikonsumsi? Berbagai penelitian menyebutkan tingginya nilai gizi dan mineral di dalam kurma. Kandungan glukosa dan fruktosanya lebih dari 50%, hingga bisa menjadi suplai energi alami yang bersifat instan. Selain itu, kurma mengandung air, protein, serat, potasium, kalium, magnesium, zat besi, fosfor, hingga aneka vitamin seperti A, B1, B2, B6, dan C. Selain itu, kurma hanya sedikit sekali kandungan lemak jenuh.

    Kurma dan Puasa
    Begitu banyaknya vitamin dan mineral yang dikandung kurma, sehingga buah ini disarankan digunakan untuk berbuka puasa. Tingginya glukosa dan fruktosa bisa mengembalikan energi setelah seharian puasa. Rasa manis kurma juga bisa memunculkan rasa kenyang, sehingga orang yang berpuasa tidak langsung kalap menyantap hidangan berat.

    Selain itu, kelembutan kurma dianggap aman dan baik untuk pencernaan yang sudah dikosongkan selama beberapa jam selama puasa. Kurma terbukti sebagai makanan yang mudah dicerna dan merupakan buah kering yang mengandung banyak air. Penelitian menyebutkan, dalam sebuah kurma ada 20% kandungan air dan sekitar 50%-70% kandungan gula alami, tergantung varietas kurma yang dikonsumsi. Selain itu, kurma juga mengandung serat yang bisa membantu mengatasi sembelit.

    Energi, air, dan serat merupakan tiga dari sekian banyak alasan mengapa kurma disarankan dikonsumsi saat berbuka puasa. Bahkan, banyak yang menganjurkan untuk mengonsumsi juga ketika tiba waktu sahur. Tiga hingga tujuh butir kurma saat sahur dan buka puasa, dipastikan bisa memenuhi cadangan energi dan memulihkan energi dengan cepat.

    Energi bukanlah satu-satunya alasan mengapa baik menyantap kurma. Belakangan kian banyak penelitian terkait manfaat kurma. Buah kecil yang bisa diperoleh sepanjang tahun ini, terbukti mampu memberi banyak manfaat lain. Disebutkan, kurma mengandung kalium yang bisa menekan natrium alias membantu menetralkan tekanan darah tinggi. Kandungan kaliumnya juga bisa membantu melancarkan kerja otot.

    Beberapa penelitian juga menyebutkan bahwa kurma sangat bermanfaat bagi ibu hamil dan menyusui. Kandungan zat besi di dalam kurma juga bisa membantu mencegah dan memulihkan penderita anemia. Masih banyak lagi manfaat kurma bagi manusia, hingga banyak orang memberi julukan sebagai, Pohon Kehidupan.


    Sejarah Kurma
    Sejak zaman dulu, kurma sudah dibudidayakan. Masyarakat Timur Tengah mengenal dan mengkonsumsi kurma sejak ribuah tahun lalu. Tidak ada yang tahu pasti, dari mana buah ini bermula. Namun, diperkirakan kurma berasal dari Teluk Persia. Dari sini, para arkeolog menyebutkan, kurma menyebar ke seluruh dunia, Timur Tengah, Afrika Utara, Eropa, Amerika, hingga Asia Tenggara.

    Di dunia ini ada ratusan jenis pohon kurma. Masing-masing memiliki keunggulan dan cita rasa tersendiri. Di Arab Saudi, diperkirakan ada sekitar 400 jenis. Belum lagi jenis yang dibudidayakan dan dikawin silangkan, yang tersebar di Iran, Irak, Tunisia, hingga Amerika.

    Penyajian kurma pun kian bervariasi. Bukan semata dimakan dalam bentuk buah asli, tetapi sudah banyak yang diolah dan divariasikan, kemudian dikemas hingga menjadi hidangan sangat menarik. Ada kurma yang dipadu dengan cokelat, kacang, krim, dijadikan permen, campuran keik, dsb. Bahkan sekarang muncul trend konsumsi sari kurma yang sudah diolah hingga menyerupai sirop kental.

    Kian banyaknya ragam olahan dan sajian kurma, membuat buah padang pasir ini kian digemari dan mendunia. Bukan hanya dikonsumsi saat Bulan Ramadan, tetapi bisa kapan saja, sepanjang tahun.

     
    Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
    Copyright © 2011. Belajar di Mall - All Rights Reserved
    Template Modify by Creating Website
    Proudly powered by Blogger